Tito dari Kediri
(Pindahkan ke ...)
Beranda
▼
Senin, 28 Juli 2025
KOMUNITAS
Kita menghirup udara yang sama
Kita menjelajahi mimpi yang sama
Kita mencapai lelah bersama
Kita berkeringat hingga air mata
Kita saling mendukung
Kita sering beradu
Kita berargumen serupa seteru
Kita bagaikan keluarga
Kita selalu berbagi
Kita sebuah komuni
Rabu, 23 Juli 2025
ANAK
Diasuhnya doa dan birahi
Hingga menetes Eros
Sebagaimana puja Kama Ratih
Kau mendatangi dunia dengan polos
Lalu disadapnya setiap tetes kehidupan
Serupa menghisap tetek hingga luka
Diisinya pikiran oleh tanya
Dipenuhi perutnya dengan dosa
Setelah genap dua pradaksina
Semua capai lelah pun tersapih
Tinggal tangan kecilnya mengais
Dan mulutnya yang lapar mengecap nestapa
Jumat, 18 Juli 2025
KEMBALI SEKOLAH
Tiada hanya sekadar sepatu
Baju jua seragam berwarna, rapi
Tak lupa bekal minum
Dan pagi yang kicau murai
Salim pamit penuju sekolah
Setiap langkah naungan sayap
Hari pertama teman pertama
Dan guru membuka gerbang hikmah
Ketika itu ilmu diterakan
Dalam pikiran ia dipetakan
Setelah genap mengendap
Menjadi rambu perilaku
Rabu, 16 Juli 2025
ADIK KECIL MENANGIS
Tiada ucap hanya mini kata
Tangan kecilnya menggapai
Diselingi isak dan air mata
Ia mengajuk meminta
Tangisnya mengkili-kili sanubari
Hingga tak tega mata menatapnya
Dikabulkan segala keinginan
Walaupun melanggar
Adik kecil tertawa penuh kemenangan
Senin, 14 Juli 2025
SALAHKAH MUSIM?
Panas ini seperti melekat di kulit
Hingga keringat tembus baju
Tiba-tiba langit gelap
Dan hujan turun seperti mengerang
Angin tak hendak mengalah
Meniup hingga genteng gemerutuk
Di kamar tetap saja sumuk
Nyamuk juga mendengung
Tak ada bediding
Tak juga kembang di pohon
Semua disapu hujan
Semua dilibas musim yang temberang
Sabtu, 12 Juli 2025
HANYA DERET ANGKA
Aku berharap umur akan sampai
Setiap tahun ia menanggalkan jejak samar
Menghubungkan kelahiran hingga pengalaman
Menyatukan duka lara
Terkadang kita hanya menghiliri waktu
Tanpa rencana tanpa prasangka
Benak jua hanyut sebab riak tak dalam
Serupa perahu kertas terombang-ambing
Namun tak ada titik jalan kembali
Hanya dapat menoleh dan mengenang
Lalu kaki pun melangkah kembali
Melanjutkan perjalanan menuju padang perburuan abadi
Senin, 07 Juli 2025
PERTUNJUKAN TERAKHIR
Musik telah senyap
Tubuh tuanya gemetar
Ia membungkuk dalam
Hingga rambut panjangnya menutupi
Tepuk tangan riuh hingga balkon
Semua penonton berdiri
Lampu berputar-putar menyoroti
Perlahan tirai menutup
Panggung sekejap menghilang
Lampu dimatikan sementara tepuk tetap membahana
Kamis, 03 Juli 2025
KILAS BALIK
Sejarah selalu ditulis ulang
Pemangku mendiktenya
Sebagaimana saksi
Ia menghardik
Ditulisnya kebenaran relatif
Dengan kacamata searah
Akar rumput hanya diam bergumam
Suaranya dibungkam
Penjarahan
Pembunuhan
Pemerkosaan
Bahkan pembakaran
Itu bukan politis
Hanya kriminal dan moral
Demikian pemangku berkilah
Cukup diletakkan diingatan kolektif
Rabu, 02 Juli 2025
DENGAN KERETA MALAM
Membelah malam kemarau
Rel mengantar hingga ufuk
Sedangkan desa masih di pelupuk
Sekadar ingatan tentang rindu
Kereta terus saja melaju
Mengangkut segala beban di bahu
Suaranya mengguncang sanubari
Melepas kantuk berulang kali
Malam kian larut
Pendingin menggigil menggerutu
Kereta terus melolong
Mengantar jiwa-jiwa yang kosong
‹
›
Beranda
Lihat versi web