Malamku terbalik meletakkannya
Tampak ketika kantuk menjauh
Dan gelapnya hilang ditelan bosan
Malamku bertutur tentang angin
Suara lembut gesekan daun
Jeritan jangkrik mencari pasangan
Malamku hanya kenal menanti
Dengan cahaya lampu menari sunyi
Sebab ruang dan waktu tetap berdiri sendiri
Malamku lupa meletakkan mimpinya
Di sana ada setangkup cinta terjaga
Sedang pikiran telah menjadi rimba kata
Malamku datang dan pergi tanpa salam
Mengendap menyergap kamarku
Menebar dingin lewat waktu
Malamku tak berbatas tak beranjak
Bernaung dibalik ujar-ujar dan petatah petitih
Perlu hati untuk menjelajahi diamnya
Malamku terbentang antara pohon dan gunung
Ditebarnya bintang sebagai paku
Digantung bulan selaku lampu
Malamku akhirnya beranjak lalu
Membawa seluruh hitam berlalu
Tinggal aku sendiri melukis rindu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar