Sejarah adalah potongan kesadaran yang dinisbatkan pada waktu
Seperti riak sungai memahat arus mengukir lubuk
Irisannya kadang menyentuh kebenaran dengan pedih perih
Tinggalkan luka nganga di catatan langit
Geraknya pasti tanpa toleh nestapa
Tiada henti tetap harap menghadap
Perlahan tinggalkan nadi, sendiri dalam sepi kecewa
Melesat ke depan membawa cepat kejap tatap
Jejaknya merekam gundah janji mimpi semusim
Bertunas genap tetap hisab nasib
Melintasi abad menunggangi adab
Mengiringi qodar menggenapi takdirnya. Diam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar