Ketika itu waktu berdebar, liar
Langkah merambah sejarah
Hati berdegup riang
Melintasi batas aman
Siang kian panjang
Malam menggantang mimpi
Jemari memantik kesombongan
Dan pongah di tipis dada
Kadang kaki memijak di kubangan
Paya berlumur kotor
Lumpur memercik mata
Namun tekad singkirkan onak
Matahari lingsir
Sisakan garis panjang
Kesadaran mencoba menoleh
Hakikatnya hanya setua ketika muda
Tidak ada komentar:
Posting Komentar