Kuhempas penat di atas dipan
Hingga mengerang tak lekang
Bantal yang biasanya lembut
Mengeluh terkena peluh mengaduh
Siang lembab karena terik mencekik
Waktu mencoba menangkap angin
Semesta menggantang kantuk
Penat tiada mimpi sebab terpuruk
Tidak ada komentar:
Posting Komentar