Bahasa tubuhmu gugup
ketika kita bersimpangan. Malu
Serupa debar
memompa jengah ke wajah
Dan tunduk adalah pesona
Sebab cantikmu kepang rambut
Santun menyapa kelakianku
Dari jarak sepenglihatan
wajahmu menoleh hatiku
Ada warna jambu pada lesung pipimu
Perlahan kau menunduk
Menumpahkan suka di lantai berkilau
Sekilas senyummu mengirim salam
Dan aku terpana oleh asmara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar