Kamis, 31 Januari 2019

JIWA

Jiwa kembara jiwa tersesat
Melayang antara fana dan baka
Melintasi padang perburuan abadi
Membawa tiga sesal duka
Dosa dan pahala yang ditimbang
Syafaat yang ditetapkan
Mataair air mata duka abadi

Penantian dalam genangan keringat
Genapi 50000 tahun
Barisan telah jelas pengibar benderanya
Timbangan telah condong ke kanan
Catatan tiada selingkuh di belakang
Jembatan pemutus direntangkan
Penduduk langit dan lembah api hitam telah tetap
Domba berbulu kematian telah dikurbankan
Setiap jiwa menempati qodarNya.
Abadi.

(Hai, nafsu yang tenang
Kembalilah pada Tuhanmu dengan ridlo
Masuklah ke dalam golongan hamba Ku
Masuklah ke dalam surga Ku)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DUNIA SEDANG TIDAK BAIK-BAIK SAJA

Luka, nampaknya hanya akibat Bayi tiada tangis karena lapar Rumah pun tidak kuasa berlindung  Karena darah masih berceceran di bumi lata Set...