Kamis, 06 Juni 2019

SAHABAT

Kilatan pedang yang menghunjam dalam
Membuka semua ingatan tentang kenang
Di segenap fragmennya kau tinggalkan corak
Sebagai mimi engkaulah mintuno
Serupa warangka engkaupun luk

Setiap kata pait lidah seumpama Kalimasada
Kau telan tiada tolak dan berontak
Setujumu ialah restu dan mengikuti
Tidak setujumu hanya diam dan coba membuntuti
Bayangmu sebangun dengan egoku, sahabat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DUNIA SEDANG TIDAK BAIK-BAIK SAJA

Luka, nampaknya hanya akibat Bayi tiada tangis karena lapar Rumah pun tidak kuasa berlindung  Karena darah masih berceceran di bumi lata Set...