Selasa, 12 November 2019

LAPAR

Laparku rebah di lantai
Sekedar remahan kue tersedak
Lagu sayup menyusup
Meremas usus dalam perut

Jam tersenyum padaku. Ewa
Aku melirik sisa air di gelas
Liur menetes
Di tembok lukisan panen

Laparku mendesak leher
Mata berkunang
Pikirku terbayang
Sepiring nasi dan lauk

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DUNIA SEDANG TIDAK BAIK-BAIK SAJA

Luka, nampaknya hanya akibat Bayi tiada tangis karena lapar Rumah pun tidak kuasa berlindung  Karena darah masih berceceran di bumi lata Set...