Minggu, 01 Maret 2020

TERBERKATI

Dari mata langit kita menampung banjir
Sungai meneguknya dengan rakus kemarau
Dibilasnya kerontang hingga kubangan
Akar tercerabut dari haribaan

Sedangkan ibu telah hilang pusaka
Di perutnya bumi merah rekah mengering
Kulitnya kisut dengan selarik ilalang
Seperti luka disekujur yang renta

Zaman bercerai dari bumi yang rentan
Dari rahimnya asap merabu langit
Kemanusiaan sesuai bilah bermata dua
Sebagai syahwat dan ketakutan ilahiah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DUNIA SEDANG TIDAK BAIK-BAIK SAJA

Luka, nampaknya hanya akibat Bayi tiada tangis karena lapar Rumah pun tidak kuasa berlindung  Karena darah masih berceceran di bumi lata Set...