Sabtu, 03 Oktober 2020

MUSIM, DATANG DAN PERGI

Musim hujan terlambat datang
Dengan sedikit rasa bersalah ia menggamit  kemarau
Dan menancapkan awan hitam di puncak
Lalu lewat bantuan angin sepoi
Dijatuhkannya tetesan rindu pertama

Bumi lara menghirup segenap rintik
Menghilangkan dahaga dan rekah tanah
Pepohonan yang merana terbungkus debu
Manyirami setiap daun dan rantingnya
Dan merias tubuhnya dengan warna yang sumringah

Maka ibu bumi tersenyum bahagia
Tubuhnya wangi tanah basah
Dari rahimnya lahir aneka tunas
Hijau daun dan bunga beraroma madu
Kupu-kupu keluar dari kepompongnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DUNIA SEDANG TIDAK BAIK-BAIK SAJA

Luka, nampaknya hanya akibat Bayi tiada tangis karena lapar Rumah pun tidak kuasa berlindung  Karena darah masih berceceran di bumi lata Set...