Senin, 30 November 2020

CINTAKAH PADA USIA?

Pria. 
Seiring bertambahnya hitungan usia
Ketika birahi senja
Mamandangmu adalah kasih sayang

Wanita. 
Dengan bertambahnya helai uban
Dan perut yang kian membusung
Ada pesona hingga memuja

Pria.
Saat malam menjadi yang ketiga
Hanya syukur yang berbisik
Sebab teman adalah sehidup semati sejak pelaminan

Wanita. 
Dahulu disentuh adalah kewajiban
Tahun-tahun telah mengajarkan
Belaian selalu menanti ranjang pengantin

Pria. 
Senjakala rumah telah kosong dan sepi
Sebagai Mimi Mintuno genap mendampingi
Sigaran nyowo belahan hati

Wanita.
Segenap pengabdian yang waktu
Hati telah puja rindu
Selalu, terpesona adalah kayu bakarnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DUNIA SEDANG TIDAK BAIK-BAIK SAJA

Luka, nampaknya hanya akibat Bayi tiada tangis karena lapar Rumah pun tidak kuasa berlindung  Karena darah masih berceceran di bumi lata Set...