Kepalanya menoleh mencari
Menanti di tempat perjanjian
Tak acuh pada terik siang
Dari arah angin kembara
Seekor jantan menukik gagah
Setelah satu putaran perhatian
Tubuhnya tepat mendarat di sisi rindu
Luka, nampaknya hanya akibat Bayi tiada tangis karena lapar Rumah pun tidak kuasa berlindung Karena darah masih berceceran di bumi lata Set...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar