Air mata turut menuntut
Kata-kata kian meninggi disulut emosi
Seperti daun kering dibakar kemarau
Beberapa patah petuah mencoba kukuh
Namun amarah seperti dalam sekam
Sedikit angin lesus bertiup
Api kembali berkobar. Merah.
Luka, nampaknya hanya akibat Bayi tiada tangis karena lapar Rumah pun tidak kuasa berlindung Karena darah masih berceceran di bumi lata Set...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar