Sabtu, 06 November 2021

NAIF

Mataku hanya memandang lewati jarak
Di belantara ingatan yang lebat
Ia menyibakkan rambut panjangnya
Wajahnya menghadap ke rasa maluku

Mataku kian lekat mengawasi garis tubuhmu
Ada birahi seperti api dan tatap
Hatiku berdesir sedikit malu
Namun wajahmu tak hendak berpindah

Mataku likat hingga terpejam
Ketika senyummu mengambang
Rona wajahmu sumringah merah dadu

Mataku kembali menunduk
Mengikuti mimpiku yang rindu
Wajahmu tertera di hatiku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DUNIA SEDANG TIDAK BAIK-BAIK SAJA

Luka, nampaknya hanya akibat Bayi tiada tangis karena lapar Rumah pun tidak kuasa berlindung  Karena darah masih berceceran di bumi lata Set...