Selasa, 01 Februari 2022

MATA INI

Kilau matamu menyapu wajahku
Hingga merah jambu sebab malu
Ketika akhirnya beradu pandang
Hanya likat sebagai tirainya

Semenjak kau melirik 
Menerawang adaku
Hatiku berdebar, 
bergemuruh riuh

Ada bahagia dan cemas di lubuk
Seperti harapan, 
timbul tenggelam dalam gelombang
Cupid melesakkan anak panah cinta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DUNIA SEDANG TIDAK BAIK-BAIK SAJA

Luka, nampaknya hanya akibat Bayi tiada tangis karena lapar Rumah pun tidak kuasa berlindung  Karena darah masih berceceran di bumi lata Set...