Minggu, 10 Desember 2023

SAMBANG

Seikat rindu terbenam di benakku
Sebagai kenangan di bekas koreng di kaki
Serta tangis mengajuk di depan penjual jajan pasar 

Setiap langkahku kian mendekati teduh matamu 
yang bersembunyi di bawah teritis rumah kenangan 
Tempat lelah merebahkan tubuh ringkihnya

Ketikanya ku berdiri di depan rumah
Dadaku mengetuk hingga berdegup gugup
Dan aku menanti dengan menggenggam kata

Sekejap pintu terbuka lebar
Seraut wajah tua setenang danau mengulum senyum
Aku terharu, dengan kedua tangan kupeluk surgaku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DUNIA SEDANG TIDAK BAIK-BAIK SAJA

Luka, nampaknya hanya akibat Bayi tiada tangis karena lapar Rumah pun tidak kuasa berlindung  Karena darah masih berceceran di bumi lata Set...