Senin, 17 Juni 2024

PEDANG

Tangannya menggenggam
Pedangpun terhunus
Hati dan pikiran mengejang

Ketika momennya tiba
Pedang mengejan
Membelah angin merobek bahu

Darah terburai
Tubuh terkulai
Langit menangis

1 komentar:

  1. Puisi yang berjudul "PEDANG" ini memberikan gambaran tentang kekerasan dan ketegangan yang tajam. Gaya bahasanya sangat visual, menunjukkan ketegangan dalam pikiran dan tubuh sebelum kekerasan itu terjadi. Aksi pedang yang digambarkan secara rinci menambah dramatisasi dan intensitas. Puisi ini menangkap momen penuh kekuatan dan konsekuensi yang suram melalui bahasa yang padat dan simbolis.

    BalasHapus

DUNIA SEDANG TIDAK BAIK-BAIK SAJA

Luka, nampaknya hanya akibat Bayi tiada tangis karena lapar Rumah pun tidak kuasa berlindung  Karena darah masih berceceran di bumi lata Set...