Sabtu, 10 Januari 2026

BERAKHIR SEBAGAI SEPASANG KEKASIH

Menggadangi lilin yang berpendar kita duduk
Tak suara hanya saja malam bulan sabit
Kadang sinar mata kita saling berbalas
Namun tak jua kata menghilir hingga tanya

Waktu pun perlahan mengendap
Pikiran kita saling menelisik
Dari sudut mataku ku pupuk nyali
Barisan kata ku susun sebagai pinta

Setelah terdiam menikmati suasana
Aku bertanya nyaris berbisik. Maukah kau?
Matamu berbinar dengan segaris senyum
Lalu menganggukkan kepala dengan anggun

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DUNIA SEDANG TIDAK BAIK-BAIK SAJA

Luka, nampaknya hanya akibat Bayi tiada tangis karena lapar Rumah pun tidak kuasa berlindung  Karena darah masih berceceran di bumi lata Set...