Jumat, 22 November 2019

JANTUNG MATAHARI TERBIT

Kepak sayap pagi adalah jarak mentari
Melewati menit-menit semesta sunyi
Membawa setiap warna dengan kerap
Dan berjatuhan diantara dedaunan

Pagi semburat dan pecah bagai ratna
Dari pawon asap  membumbung
Lebah terbang untuk kuntum bunga
Hari menggeliat dan berdegup

Ketika mentari telah pagi sendiri
Disapanya setiap yang terkulai
Lewat perantara tiupan angin
Disentuhnya warna dengan debar hati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DUNIA SEDANG TIDAK BAIK-BAIK SAJA

Luka, nampaknya hanya akibat Bayi tiada tangis karena lapar Rumah pun tidak kuasa berlindung  Karena darah masih berceceran di bumi lata Set...