Kamis, 27 Agustus 2020

PUJA CINTA AJAIB

Janin diukir di sebongkah harapan
Ketika itu lagu telah ilham
Ibu berbagi ruang dan waktu
Menganyam komposisi cinta

Berjalannya waktu, kehidupan hadir
Sebab makan dari mulut yang satu
Maka irama saling bertaut
Seperti emosi berpilin tiada putus

Sejak tubuh terpisah hingga dua
Kau nyaman dan aku selebihnya, demikian bunda
Sebagai isyarat dihisapnya jempol
Dan perut yang kian besar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HARI RAYA SELAYANG PANDANG

Sumpah serapah tersandera macet Pendingin mobil tiada kuasa Kemudi kian membebani Hanya matahari siang yang sumringah Dari berdendang hingga...