Suara pun merambati sepi
Selarik nada sampai
Di kuping mengungkit kenangan,
Ah bukan, hanya ingatan tak lengkap
Seperti catatan di lembar terjaga
Warna tintanya telah pudar
Lalu ruang pikirku mulai merapal lagu
Nada berhamburan di ruang hati
Sedikit demi sedikit menata pedih peri
Menjadi mozaik rindu
Hingga tetes air mata mengalir sedih
Terperangkap dalam dukamu abadi