Sabtu, 15 Agustus 2026

BANGKRUT

Kata tak kuasa mendekap arti
Pecah belahnya suku dan huruf

Terombang-ambing di alam pikiran
Melesakkan puisi ke dalam kubangan

Sementara aku hanya terpana
Sambil duduk di kursi 

Menatap nyalang buku 
yang hilang menjadi rimba huruf

Hanya pada kopi aku mengeluh keluh 

Minggu, 09 Agustus 2026

AGUSTUS KE DELAPAN SATU

Podium hanyalah ruang caci maki
Dan mimpi besar kemakmuran
Adalah oligarki beserta kroni

Ku reguk kopi pagi
Terasa pahitnya hari

Dikunyah dengan rakus
Dihisap dari tanah tandus
Semua terbang ke negeri jauh

Kopi hampir dingin
Aromanya kemiskinan struktural

Makan beracun
Toko membunuh saingan
Mengusir pemilik hingga hilir

Sisa kopi hanya ampas
Harapan kian jauh dari jangkauan

Rabu, 05 Agustus 2026

LELAKI YANG MENGGADANG MALAM

Malam sepertinya tak pernah jelaga
Karena bintang kerap tercerna

Sebagai hidangan penutup
Ia menyeduh kopi dengan harap

Dan pahitnya membumbung
Hingga mengembun 
di cakrawala pikir

Di akhir masa
Jendela memejam
Mengeja angin di luasan padang

Minggu, 02 Agustus 2026

BEDIDING DAN BATUK

Karena bediding mengantarkan dingin di seantero
Dan batuk manjing di tenggorok
Sebagai gatal sebagai dahak

Sedangkan kopi tak ada gairah
Pahit getir
Melewati sore melintas dingin
Tertinggal di langit-langit

Kamis, 30 Juli 2026

BUNGKAM

Suara adalah jarak 
antara pagar betis hingga kebebasan
Terkadang matahari penyemangatnya
Bahkan kanon air yang ditembakkan

Yel-yel membakar
Warna jaketnya saksi
Barisan berbondong
Partisan menuding

Hanya keringat dan air mata 
sajen untuk negeri ini
Sebab suara telah tergantikan 
Sekadar harapanpun pasung

Jumat, 24 Juli 2026

ANGIN MUSIM

Angin musim selalu datang 
dengan membawa lelah
Dan debu sebagai pupur 
menghiasi wajah musim

Ku seduh kopi sore 
di antara manis pahitnya
Lidah mencicipi 
hingga genap aromanya

Aku menemani 
hingga senja sehitam kopi
Sebagai lambaian perpisahan 
gemerisik di antara dedaunan

Kamis, 23 Juli 2026

AMPAS KOPI

Ampas kopi di dasar cangkir 
mengeluh, 
mengapa hanya air seduhan 
yang memanjat hingga pikiran

Sedangkan antaranya lidah, 
pahit manis, 
tak jua beranjak


BANGKRUT

Kata tak kuasa mendekap arti Pecah belahnya suku dan huruf Terombang-ambing di alam pikiran Melesakkan puisi ke dalam kubangan Sementara aku...