Daun kemarau kembara
Menghiliri nun jauh
Angin melepas sauh
Rambate kita jelang langit lepas
Karena kematian bertabur coklat
Daun jua berkemak kemik doa
Terjatuh tengkurap di tanah basah
Lalu meluruhkan hijaunya
Ketika daun berkalang tanah
Jejaknya terkadang hilang sirna
Namun pucuk trubus
Dari ketiaknya cinta