Rabu, 01 Juli 2026

NEGERI SUARA

Warna warni suara
Dengan semangat 
mendatangi rumah rakyat

Disengat matahari kemarau
Suara-suara tertahan tameng
Hingga bercucuran air mata

Tunas yang gelisah
Ketakutan yang endemik
Benturan sebab ada

Tiada pihak tak ada lawan
Hanya saja pemuda dan pemudi 
diadu dan dibungkam

Sedangkan wakil bisu dan tuli
Dan rumah rakyat digembok

Bakar...... Bakar...... Bakar saja aspirasimu dengan ban dan batu

Selasa, 30 Juni 2026

KISAH GIZI

Di dapur,

polisi memasak, 
tentara menanak, 
dan perempuan beranak

Karena pintar dimulai dari perut. 

BADUT

Badut di pinggir jalan
Badut di podium

Yang satu menadah recehan
Yang lain merecehkan lecehan

Perut kosong hanya butuh disuapi
Pikiran kosong terinfeksi

Minggu, 28 Juni 2026

DISKUSI

Gendong saja ide
Sebab traktor butuh bahan bakar untuk mengeluh

Jangan lupa janji diulang
Sebagai mimpi basah
Perekat kekuasaan

Sambil menyoja
Pamit
Sambil memanggul malu

BERPISAH

Diiringi sepatah kata dua
Ku larung dirimu
Dengan seulas senyum

Jangan lupa buah tangannya
Separuh hari kemarau
Panas dan kering. 

Jika ada seikat rindu
Ikuti saja kotaku, sunyi
Di sana kedai kecil
Semerbak dengan robusta yang disangrai

Sabtu, 27 Juni 2026

MALAM MINGGU INI

Langit sumringah
Maka kemarau bertandang
Lampu jalan tersenyum malu

Dan secangkir kopi diseduh malam
Berbagi pahit hingga teman bincang

Lagu usang lirih 
Dari tepiannya kafe
Di ujung ia merintih

Lalu kopipun larut

Jumat, 26 Juni 2026

SAAT MENUNGGU KAU DATANG

Waktu pun berhenti
Sayapnya lunglai
Kereta tak membawa kabar
Hanya saja tiupan peluit

Bangku menatap ku
Seolah hilang percaya
Namun waktu tetap diam
Tenggelam dalam gelisah

Mataku menelisik di kejauhan
Semoga kau tiba 
Sumringah senyummu
Ketika pintu tengadah


NEGERI SUARA

Warna warni suara Dengan semangat  mendatangi rumah rakyat Disengat matahari kemarau Suara-suara tertahan tameng Hingga bercucuran air mata ...