Jumat, 04 September 2026

KOSONG

Senja, 
          ketika kopi

Langit masih terawang
di antara awan yang terbang

Di sekujurnya hanya kosong 
dan sunyi. Sahabat lama. 

Sisa kopi, ampas, 
        mendesis di cangkir

Selasa, 25 Agustus 2026

LEGENDA KEMATIAN

Dan tujuh adalah korban. 
Atau tumbal? 
Negeri pun bersimbah darah, 
sesama saling menjagal. 

Akar rumput sebagai soko guru, 
dicuci oleh kebencian, 
diarit oleh palu, 
dimamah oleh dendam

Lalu api melalap, 
hingga duka pun luka
Sambil mengulum senyum, 
sang pemimpin menggantang asap

Sabtu, 22 Agustus 2026

MIMPI BURUK

Karena mimpi buruk bermakna merah
Kuseduh saja kopi dengan air mata
Agar kantuk tenggelam di dasarnya 

Dengan seksama kuteguk setegukan kopi
Sepenanak nasi kemudian mata pun merah
Hinggap menatap mimpi dan bersitatap

Semakin merah ruang
Semakin detak waktu
Dan tidur adalah satu keniscayaan

NGOMONG SAMA ANGIN

Sore itu kuundang angin
Lalu ia duduk dan menatap kopiku
Hingga nyaris dingin dibuatnya

Kutanya padanya, 
mengapa kau meniupnya?

Ia hanya diam 
lalu mendatangi dedaunan
Bersamanya ia terbang menyerbuki sisa kopiku

Senin, 17 Agustus 2026

TANAH RATAPAN

Bumi meregang
Bahunya terentang
Gemetar. 

Lalu laut tersungkur
Menjauhi garis pantai
Dan menyapu sebagai Syiwa

Nyawa hanya daun kering
Terinjak diantara teriak dan tangis

Bangunan merintih tertindih
Lebur berkalang tanah

Minggu, 16 Agustus 2026

MERAPAL PANCASILA

Burung itu, Garuda, matanya katarak
Bulu-bulunya nyaris brodol
oleh UMR, 
pegawai honorer, 
pengangguran, 
dan kemiskinan struktural

Sedangkan sang saka, 
berkibar, 
menunduk, 
prihatin 
dari barat hingga timur air mata

Ikatannya kian kedodoran, 
karena ditambang buminya, 
dipangkas hutannya, 
dikebiri usahanya

Tahun ini ke 81 
dan harapan masih terpasung. 

Sabtu, 15 Agustus 2026

BANGKRUT

Kata tak kuasa mendekap arti
Pecah belahnya suku dan huruf

Terombang-ambing di alam pikiran
Melesakkan puisi ke dalam kubangan

Sementara aku hanya terpana
Sambil duduk di kursi 

Menatap nyalang buku 
yang hilang menjadi rimba huruf

Hanya pada kopi aku mengeluh keluh 

KOSONG

Senja,            ketika kopi Langit masih terawang di antara awan yang terbang Di sekujurnya hanya kosong  dan sunyi. Sahabat lama.  Sisa k...