Tito dari Kediri
Sabtu, 11 Juli 2026
SEPANJANG PENEGAK HUKUM
Menangkap seragam
Ditangkap seragam
Tertangkap seragam
Seragam mana lagi yang kau nistakan?
Rabu, 08 Juli 2026
SEPANJANG KAFE
Sepanjang kafe memanggil
Kedip lampu dan kerlip nama asing
Keluar masuk menawar kopi
Di meja berbagi
Adakalanya kita mencari suasana
Dengan kudapan hangat dan pasang omong
Seringnya hanya ditemani secangkir kopi
Dan diam yang sembunyi
Minggu, 05 Juli 2026
BULAN DAN JULI
Setelah menyisir beberapa malam
Ternyata kau tak menetap
Aku nyaris tersesat
Diantara pendar bintang
Lalu ku pentang jendela
Derit kuncinya berkarat
Mengagetkan dan menggebah
Dan kau berjingkat
Ketika ku datangi perigi
Wajahmu bergetar di antara riak
Lalu seulas senyum perpisahan
Kulesakkan di dasar hati
Sabtu, 04 Juli 2026
BEDIDING
Seruas ranting
Angin kemarau meniup
Kembang randu menggigil
Terlepas terhempas
Rumput kering
Bumi merekah
Bersemayam dipelukanmu, waktu.
Rabu, 01 Juli 2026
NEGERI SUARA
Warna warni suara
Dengan semangat
mendatangi rumah rakyat
Disengat matahari kemarau
Suara-suara tertahan tameng
Hingga bercucuran air mata
Tunas yang gelisah
Ketakutan yang endemik
Benturan sebab ada
Tiada pihak tak ada lawan
Hanya saja pemuda dan pemudi
diadu dan dibungkam
Sedangkan wakil bisu dan tuli
Dan rumah rakyat digembok
Bakar...... Bakar...... Bakar saja aspirasimu dengan ban dan batu
Selasa, 30 Juni 2026
KISAH GIZI
Di dapur,
polisi memasak,
tentara menanak,
dan perempuan beranak
Karena pintar dimulai dari perut.
BADUT
Badut di pinggir jalan
Badut di podium
Yang satu menadah recehan
Yang lain merecehkan lecehan
Perut kosong hanya butuh disuapi
Pikiran kosong terinfeksi
Postingan Lama
Beranda
Langganan:
Postingan (Atom)
SEPANJANG PENEGAK HUKUM
Menangkap seragam Ditangkap seragam Tertangkap seragam Seragam mana lagi yang kau nistakan?
DAUN MUSIM
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
GANTI MUSIM
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
EMBUN
Ku singkap embun di selasar Di balik daun seperti biasanya Dan pagi masih di timur Seperti kemarau yang telah lampau Burung masih memamerka...