Rabu, 01 Oktober 2025

GANTI MUSIM

Nampaknya musim tak serta merta bergulir
Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik
Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan 

Ketika musim telah mencapai titik kulminasi
Secepatnya ia berubah menjadi awan hitam dan angin
Setelah sekian waktu maka mendung berganti menjadi titik-titik air 

Namun tak selayaknya musim berganti
Sehabis hujan tercurah dari langit 
Keringat tetap mengaliri kening dan pipi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RUMAH

Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh  Menahan duka nestapa Sebenta...