Ide bertarung di ruang pikir
Matanya nanar
Sebentar terpejam lain waktu menerawang
Sepenanak nasi kemudian
Seulas senyum licik menghias
Selintas rencana sebuah strategi
Dendam berdarah akan berbalas
Tiba-tiba saja bau itu menyergap, antara ada dan tiada Aroma tubuhmu dan pewangi kodian, membangkitkan ingatan Kesadaranku perlahan mengend...