Senin, 28 Februari 2022

STRATEGI

Sambil menggerenyitkan dahinya
Ide bertarung di ruang pikir
Matanya nanar 
Sebentar terpejam lain waktu menerawang

Sepenanak nasi kemudian
Seulas senyum licik menghias
Selintas rencana sebuah strategi
Dendam berdarah akan berbalas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PESAWAT

Kopiku gemetar              Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...