ku jemput sang pengantin
Doa yang menitik dari bibir,
terbang menjadi gemintang, menghiasi
Sementara malam terus menggelincir
Bibit sebagaimana asal usul
Ditempa kawruh ilmu
Di lingkungan yang terjaga
Demikianlah gemerisik menelisik
Pada malam itu Kau ketuk mimpi Di atas dipan Dengkurnya menjalar Dengan kopi ku bujuk mata Agar tak menduakan kantuk Namun tetap saja Tubuh...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar