Sesiangan panas, ungkeb dan gelap
Yang turun mengalir hanya keringat
Dan sedikit bau badan
Sedikit demi sedikit dingin mengambil alih
Siang lebih condong ke barat
Tiba-tiba gledek berbunyi. Keras.
Tetes pertama mengenai hidung
Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh Menahan duka nestapa Sebenta...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar