Malam menyematkan purnama
Diantara pasang naik lintang luku
Dan perahu cadik yang melaut
Angin buritan mengembang layar
Meniti gelombang lintasi samudera
Riaknya terdampar di pasir pantai
Nyiur menggapai mengajuk
Memanggil anak Adam di penjuru
Temui ibu bumi sepi sendiri
Selasa, 03 September 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
PESAWAT
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Ku singkap embun di selasar Di balik daun seperti biasanya Dan pagi masih di timur Seperti kemarau yang telah lampau Burung masih memamerka...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar