Suara penyanyinya tiada indah
Hanya serupa ratapan yang serak
Diseling lengking gitar menusuk tinggi
Betapa lagu demikian perih
Iramanya ritmis keputusasaan yang berulang
Semua duka durjana disisipkan dalam bait
Sebagai doa pada langit tanpa jawab
Podium hanyalah ruang caci maki Dan mimpi besar kemakmuran Adalah oligarki beserta kroni Ku reguk kopi pagi Terasa pahitnya hari Dikunyah de...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar