Waktu bergerak terasa relatif
Ketepatannya menyaingi sibuk kerja
Sehingga siang hilang rasa
Malam hanya kumpulan fragmen mimpi
Kadang perpanjangan dari siang
Tergantung ukuran lelah
Sering lenyap langsung bersua pagi
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar