Segenap cinta menjadi susu ibu
Beban terhitung sembilan purnama
Sidik Ilahiah di rahim terjaga
Ketika puisi membuka jalan lahir
Ibu meregang nyawa
Katapun telah sempurna adanya
Adik menangisi dunia dengan lantang
Tidaklah menunggu bahkan menunda Sebab tiada hasil nir keringat Harga... Nilai... Dinisbahkan pada waktu Ditasbihkan lewat air mata
Tidak ada komentar:
Posting Komentar