Kamis, 03 September 2020

MEWARISKAN

Anak serupa kertas putih bersih
Janganlah menulis di atasnya
Sebab ia anak panah nasib

Biarkan ia menyalin segala tindak
Agar kita berhati-hati melangkah
Sebab sidik jelas terukir di bawah sadar

Tugas kita hanya menyiapkan rambu
Andai kaki terperosok luka
Ia dapat merawatnya

Ketika masuki kancah hidup
Langkahnya pasti sebab faham
Menoleh hanya untuk doa restu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HARI RAYA SELAYANG PANDANG

Sumpah serapah tersandera macet Pendingin mobil tiada kuasa Kemudi kian membebani Hanya matahari siang yang sumringah Dari berdendang hingga...