Hanya muat dirinya dan nasib baik
Sedikit ruang untuk hasil memancing
Dinantinya malam
Laut pasang
Bulan padam
Angin meniup buritan
Sampan menghempas ke laut lepas
Menyongsong rejekinya
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar