Jumat, 23 Oktober 2020

SUMUK

Aku telah melipat malam
Sekedar angin tidak berkeliaran

Mataku enggan ditemani lampu
Maka kurekatkan kantuk

Namun nyamuk mendengung
Berbisik lirih di telingaku

Tanganku refleks menampar
Kantuk terbang mengikuti nyamuk

Aku diam termangu
Sebab di ranjang terbaring sumuk

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PESAWAT

Kopiku gemetar              Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...