Karena tangan di atas lebih baik
Semua dimulai dari hati
Hingga menjadi tujuh tangkai
Seumpama sumur yang terus ditimba
Modal beranak pinak
Sesuai akta perjanjian
Tujuh ratus bulir hingga MasyaAllah
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar