Jumat, 15 Januari 2021

TINGGI

Tubuh senyap di sofa bed
Terikat erat oleh gravitasi

Dengan lengking lagu, pikiran dan jiwa tergugah

Kutinggalkan otak. Onak. 
Kutanggalkan nalar, liar
Karena dipenuhi sawang dan debu

Tersesat dalam pengembaraan
Langkah pertama selalu berat, 
juga kikuk

Dari belantara kata yang saling berseteru
Menikam dan berbantahan
Hingga telaga hening yang kehilangan riak

Semua itu tak terikat waktu
Hanya sedikit ruang dengan penerangan temaram

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AGUSTUS KE DELAPAN SATU

Podium hanyalah ruang caci maki Dan mimpi besar kemakmuran Adalah oligarki beserta kroni Ku reguk kopi pagi Terasa pahitnya hari Dikunyah de...