Lawuhnya sumringah senyummu
Dan daster lusuh cingkrang
Ditemani teh hangat tanpa gula
Gelas dan piring berbaris
Saling pamer mencari perhatian
Sepiring nasi telah ludes
Di piring tersisa upa dan bau keringatmu
Dan sisa dalam gelas hanya ampas
Tiba-tiba saja bau itu menyergap, antara ada dan tiada Aroma tubuhmu dan pewangi kodian, membangkitkan ingatan Kesadaranku perlahan mengend...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar