Lawuhnya sumringah senyummu
Dan daster lusuh cingkrang
Ditemani teh hangat tanpa gula
Gelas dan piring berbaris
Saling pamer mencari perhatian
Sepiring nasi telah ludes
Di piring tersisa upa dan bau keringatmu
Dan sisa dalam gelas hanya ampas
Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh Menahan duka nestapa Sebenta...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar