Kita duduk melingkupi kopi
Bercakap hingga gosip
Di setiap tegukan teriring cerita
Di setiap kunyahan penuh berita
Di setiap kita ada kehangatan
Setelah cukup meletakkan kata
Maksud hati diutarakan
Pamit adalah rindu yang lain
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar