Kepalanya menoleh mencari
Menanti di tempat perjanjian
Tak acuh pada terik siang
Dari arah angin kembara
Seekor jantan menukik gagah
Setelah satu putaran perhatian
Tubuhnya tepat mendarat di sisi rindu
Tetaplah melarung mengantar daun jatuh Sebagaimana cinta menebar mimpi yang rindu Sedangkan kata meratap merapal mantra puja Namun kau te...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar