Suaranya berisik riang menggenang
Mencuci kotoran siang yang panas
Setiap titik yang jatuh
Seperti penari berlompatan
Lalu bersatu dalam kubangan
Ketika hujan mulai reda
Ada dingin yang datang
Tiada angin berhembus
Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh Menahan duka nestapa Sebenta...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar