Setelah malam penuh lantunan
Setelah malam penuh pencaharian
Malam-malam yang gairah
Dalam ampunanMu kita menanti
Setelah haus lapar kerap menghampiri
Setelah rindu pada qodar
Dalam fitri kita percaya
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar