Serta belenggu besi di leher
Sedikit demi sedikit terkuak
Oleh pengetahuan dan sekolah
Pribumi sebagai anak bangsa
Saling bergandengan tangan
Menjadi kesadaran kolektif
Seperti di timur matahari
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar