Jumat, 06 Agustus 2021

MENGAIS IDE

Ketika itu makna belum lah kata
Mengonggok di dasar ingatan
Bercampur baur sebagai impian semusim
Dan mantra asap dupa wangi

Ketika telah lepas ucap 
Hilang segenap sakral
Seperti kuda lari dilecut cemeti
Tak satu dapat menghalangi

Di lembar kertas kita me-reka ulang
Agar tiada hilang ide yang menyambar umpan
Sebelum tinta mengering
Kail dilempar kembali ke kubangan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LELAKI YANG MENGGADANG MALAM

Malam sepertinya tak pernah jelaga Karena bintang kerap tercerna Sebagai hidangan penutup Ia menyeduh kopi dengan harap Dan pahitnya membumb...