Derasnya membasahi beranda
Menampar kaca jendela
Sesekali petir merobek
Langit sekejap terang
Tirai hujan tersingkap jelas
Ketika hujan telah habis dituang
Bintang bermunculan dari tempat berteduh
Menghiasi langit malam yang gemetar
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar