Kritik diasah di batu pengetahuan
Dan tajamnya mengoyak
Semenjak kritik tak punyai kebangsaan
Hanya setia pada sang majikan
Taringnya menggigit hingga luka
Ketika kritik dilayangkan
Tak ada jalan kembali
Yang tersisa tinggal cabikan
Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh Menahan duka nestapa Sebenta...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar