Jumat, 03 September 2021

MAKAN MALAM

Tak ada lilin aroma melati
Juga temaram lampu romantis

Kita duduk berhadapan
Di atas meja,
taplaknya batik plastik

Semangkuk sayur 
Sepiring tahu tempe
Sebokor nasi hangat 
Stoples berisi kerupuk

Makan berebut sunyi
Hanya denting sendok dan piring

Air diteguk
Udara terasa panas
Baju basah oleh keringat

Sambil berdiri membereskan, 
Ia bertanya, "ayah mau kopi?"

"Boleh!"

"Kalau begitu tunggu di ruang tengah"

"Sehabis bersih meja, nanti dibuatkan"

Mereka melangkah bertolak belakang. Berlawanan arah. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LELAKI YANG MENGGADANG MALAM

Malam sepertinya tak pernah jelaga Karena bintang kerap tercerna Sebagai hidangan penutup Ia menyeduh kopi dengan harap Dan pahitnya membumb...