Kamis, 07 Oktober 2021

LIHAT! APA YANG TELAH KAU LAKUKAN

Lihatlah lebih cermat
Betapa kata telah mengoyak
Memporak porandakan hubungan
Menjadi kepingan hati yang duka

Dengan air mata sebagai pelumas
Tajamnya kata menusuk serupa picis
Tak membunuh hanya meninggalkan perih
Seolah kau tak pernah ucapkan mantra

Namun di antar tangis pilu
Dan luka yang sembilu
Hati tetap merengkuh
Hingga tetes darah terakhir

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RUMAH

Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh  Menahan duka nestapa Sebenta...