Amarahnya lava, membakar
Awannya panas menutupi pandang
Akarnya tercerabut dari perut bumi
Desa diterjang
Sawah digenangi
Hutan terbakar
Hari kian panjang
Dari tumpukan abu vulkanik
Kehidupan berkecambah
Ronanya matahari pagi
Tumbuh menatap langit
Tiba-tiba saja bau itu menyergap, antara ada dan tiada Aroma tubuhmu dan pewangi kodian, membangkitkan ingatan Kesadaranku perlahan mengend...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar