Keriput bukanlah usia
Hanya lelah keringat
Dan mata yang kelabu abu
Tiada pinta hanya nanar
Sebenarnya wajah masih diselubungi mimpi
Lusuh dan robek oleh waktu
Selapis tipis sinis
Menutupi senyum harapan
Ketika duduk merunduk di emperan
Memunggungi matahari yang menyengat
Angin pun menabur debu
Bayang rebah di bawah teritis
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
HARI RAYA SELAYANG PANDANG
Sumpah serapah tersandera macet Pendingin mobil tiada kuasa Kemudi kian membebani Hanya matahari siang yang sumringah Dari berdendang hingga...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Seorang anak mengais nasib di tepi jalan Jari kecilnya merintih Tubuhnya ringkih Hingga berbayang tulang Panas menggerenyitkan wajahnya Baju...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
BalasHapus