Rabu, 25 September 2019

MANGSA KE TIGA

Kemarau rantingnya meranggas kering
Daunpun menguning dan berguguran menjadi debu
Tanah retak mengeras luka lara
Akar bersilangan menembus. Haus

Angin bersedih meratap
Tangisnya lesus melepas amarah
Dikirimnya utusan ke segala penjuru
Sayembara bagi hujan yang turun

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PESAWAT

Kopiku gemetar              Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...